Kejadian malam itu membuat saya shock. Dia mengatakan sesuatu yang tidak ingin saya dengar seumur hidup. Dia tau saya takut dengan kata kata itu. Tapi entah mengapa setega itu dia bicara padaku tentang semuanya. Hanya dengan barisan text. Ironis sekali memang, memulai dengan text dan mengakhrinya dengan text juga. Ga hebat.
Ya saya sudah melihat perbedaan yang semakin hari semkain turun drastis saja. Mulai aneh dengan kesibukannya yang tiada henti. Mampu tidak bertemu dengan ku hampir sebulan penuh. Dengan komunikasi yang tidak konsisten.
Apakah wajar seorang kekasih tidak mengetahui apa apa tentang pasangannya.??? Saya sungguh mengelus dada dengan dalam sekali. Saya mencoba mengerti. Tetapi ternyata dia tidak perduli saya mengerti atau tidak.
Saya kesepian,hilang kontak. Dia pergi kemana saya tidak tau,dengan siapa saya juga tidak tau.
Keluarga nya mulai sibuk menanyakannya padaku tentang dia. Tapi saya tidak bisa menjawab apa apa karena dia tidak pernah menceritakan apapun pada saya.
Hubungan ini rapuh.
Saya merasakan ada kebosanan dalam dirinya.
Saya hanya bisa berdoa semoga pikiran saya ini salah besar. Tetapi apa yang disampaikan oleh hati kecil saya adalah benar.
Terbukti dengan kejadian malam tadi.
Kata kata itu meluncur saja dari mulutnya, menghiasi layar hp ku.
Saya serasa dibanting dari tempat yang tinggi sekali. Sangat sakit sekali. Sangat sakit.
Mungkin dia tidak pernah mengetahui kalau saya menangis hebat.
:)
selamat buat kaputusannya.
semoga apa yg kamu harapkan berjalan dengan baik.
saya tidak mau melihat kamu lagi.
cukup
No comments:
Post a Comment
ayoo berceloteh